PLAYLIST

Kamis, 08 Januari 2015

Mengenal Lebih Dalam Tentang @America Jakarta




Atamerica atau juga lazim ditulis @america adalah pusat kebudayaan America Serikat yang terletak di lantai 3 Pcific Place, SCBD, Jakarta. @america resmi didirikan pada Desember 2010 dengan tujuan mengenalkan Amerika Serikat melalui diskusi, pertunjukan budaya, debat, kompetisi, dan pameran.
Pusat kebudayaan ini adalah yang pertama kali di dunia yang dibangun dengan teknologi canggih. Pengunjung bisa mengakses informasi melalui layar sentuh berukuran lebar, penggunaan ipad dan jaringan wifi secara cuma-cuma, panggung pertunjukan dengan layar presentasi, layar live tweeting, dan mesin Google Earth ukuran raksasa yang disebut Liquid Galaxy yang memungkinkan pengunjung mengeksplorasi seisi bumi, antariksa, hingga kedalaman laut.
Amerika Serikat (AS) memang memiliki pesona tersendiri. Banyak hal yang membuat negeri “Paman Sam” ini menjadi negara tujuan banyak orang. Selain karena pendidikannya yang berkualitas, kehidupan sosial di sana sangat berwarna. Tidak heran, banyak orang, termasuk warga Indonesia ingin mengetahui AS secara mendetail. Mulai dari letak geografis hingga kondisi kehidupan dan perekonomian negara yang kini dipimpin Presiden Barrack Obama itu.

Untuk menjawab semua rasa ingin tahu itu, Kedutaan Besar AS semakin membuka diri kepada publik Indonesia. Mereka pun meresmikan pusat kebudayaan @America, yang merupakan tempat belajar budaya sekaligus memberikan informasi mengenai perkembangan AS.
Belum lama ini saya dan teman – teman saya berkunjung ke @America dalam rangka tugas yang diberikan oleh dosen kami. Ini adalah kunjungan pertama saya mungkin juga yang pertama bagi teman – teman saya yang bertempat tinggal di Bekasi. Jadi saya dan teman – teman saya belum tau tempat seperti apa @America itu.
Saya dan teman - teman

Sesampainya disana kita sempat bingung karena tidak ada petugas yang berjaga pada pintu depan. Setelah menunggu 10 menit baru lah ada petugas yang datang dan langsung menyuruh kami masuk.

Sesampainya kami di dalam, pengamanan yang begitu ketat dilakukan petugas telah menunggu kami, saya sampai kaget ketika melihat sistem keamanan yang seperti di bandara. Saya mulai berfikir seperti kita baru sampai di bandara Amerika Serikat dan akan memasuki Negara tersebut haha memang agak sedikit berlebihan namun dari sistem keamanannya saja kita telah diajarkan bagaimana Negara Amerika Serikat begitu menghargai dan melindungi semua petugas yang bekerja di dalam @America walaupun petugas yang berjaga bukanlah warga Negara Amerika Serikat. Saya sebagai warga Negara Indonesia turut miris melihat warga Negara kita yang bekerja di luar negeri sebagai TKI ( Tenaga Kerja Indonesia) masih banyak  yang menjadi korban penyiksaan yang di lakukan oleh oknum warga negara lain. Namun perlindungan yang dilakukan pemerintah Indonesia belum maksimal dan belum di tegakkannya hukum yang sudah ada.

Saya lanjutkan pengalaman saya berkunjung, sesampainya di dalam saya sempat bingung karena ruangan di dalam hanya seperti rumah saja haha maklum baru pertama kali. Namun setelah saya perhatikan lebih lanjut ruangan ini adalah seperti museum kebudayaan dan pengetahuan tentang Amerika Serikat. Dan memang ini adalah pusat kebudayaan dan teknologi Amerika Serikat. Bisa di bilang di sini adalah all about America.

Setelah itu kami dibebaskan untuk melihat – melihat apa saja yang ada di @america pertama kali lihat tidak tau kenapa saya langsung tertarik kepada rak majalah yang terletak di sebelah kanan pintu masuk, mungkin karna sambil membaca majalah kita dapat melihat – lihat. Namun tidak seperti yang diharapkan ternyata majalah – majalah untuk wanita.

Lalu saya urungkan niat dan pergi ke lorong tepat di sebelah rak majalah tersebut. Setelah berada dalam lorong yang menurut saya seperti jalan belakang di AS. Karna di dinding – dinding tersebut terdapat coretan atau graffiti yang seperti di film “Spiderman” atau film – film lainnya. Saya lebih merasa berada di kota New York ketika berada di lorong tersebut. Dan di ujung lorong tersebut terdapat beberapa LED TV yang menampilkan info – info tentang AS. Seperti asal usul McDonald, Apple, dan bahkan peristiwa peristiwa penting yang ada di AS.

LED TV berisi tentang informasi
Grafiti yang ada di lorong


Setelah agak lama di dalam lorong tersebut kami keluar lalu masuk ke dalam ruang theater yang sedang menampilkan film yang saya tidak tahu judulnya namun yang jelas lokasi dalam cerita tersebut ada di Amerika Serikat. Setelah saya menonton film tersebut agak lama yang saya dapat mungkin di film tersebut ingin memperlihatkan bagaimana kota – kota yang berada di AS terlihat bersih dan nyaman untuk siapa saja yang tinggal di dalamnya.
Di Depan Ruang Cinema

Saya mulai merasa bosan dengan film tersebut karena tidak menontonnya dari awal jadi tidak tahu jalan cerita yang ada. Lalu saya keluar dan mulai tertarik dengan alat seperti peta digital yang biasa kita tau seperti Google Maps hanya saja ini lebih besar. Kita bisa melihat bagaimana kota yang berada di AS dengan mengetikan nama kota tersebut. Dan saya mencoba iseng untuk mencari tempat tinggal saya dan ternyata persis dengan yang ada di kenyataan, ketika itu saya memakai alat tersebut bersama teman saya Ridho dan Iqbal ketika mereka mencari tempat tinggal mereka yang berada di bekasi, alat tersebut agak sedikit lama untuk melacak kota bekasi. Saat itu saya langsung berfikir apakah memang benar apa yang selama ini sedang dibicarakan banyak orang yang mengatakan kota Bekasi ada di luar planet Bumi sehingga agak lama dalam melacaknya hahahaha just kidding. 
Google Earth
Lalu setelah bercanda gurau Frank dan Iqbal mencoba bermain Xbox dan yang lain membaca – baca informasi tentang AS di LED TV yang ada dan tidak lupa juga untuk mengambil popcorn yang tersedia heehhe, saya melihat alat Printing 3D yang ada di depan ruang theater bisa di bilang alat yang canggih dan keren dan saya tertarik membaca bagaimana cara untuk bisa sekolah di AS, setelah membaca itu saya bertanya kepada petugas yang ada tentang bagaimana cara untuk sekolah di AS. Salah satu ucapan yang membuat perhatian saya adalah kita dapat mempelajari budaya dan kebiasaan – kebiasaan apa saja yang di lakukan orang America di tempat ini @America dan kita boleh berkunjung setiap hari dan dapat sharing dengan petugas yang ada. Jadi jika kita ingin tinggal di AS kita dapat membiasakan diri terlebih dahulu di @America.
Game Xbox

Popcorn

            Jadi kesimpulan yang bisa saya petik adalah @America adalah pusat kebudayaan dan  teknologi yang ada di America Serikat, tempat ini mengajarkan saya untuk lebih menghargai kebudayaan yang ada di Negara kita sendiri Indonesia. Walaupun budaya – budaya dari luar negeri dating kita sebagai warga Negara yang baik harus menjaga kebudayaan Negara kita sendiri. Dan menegenai teknologi yang ada menurut saya teknologi yang ada sekarang di Indonesia tidak tertinggal negara Amerika Serikat. Hanya saja mungkin warga Negara kita belum berani untuk menciptakan tekonologi yang baru dan tidak mendapat dukungan dari Negara kita sendiri.
           
Itulah pengalaman perdana saya berkunjung ke tempat seperti @America , saya juga berterima kasih kepada dosen softskill saya, ka Immi Fiska mungkin jika tidak di beri tugas seperti ini saya dan teman – teman tidak terfikir untuk berkunjung ke tempat ini ehhehe. Oh iya maaf jika terdapat kesalahan dari tata bahasa di tulisan saya hehe maklum bukan penulis handal.       

Pusat kebudayaan ini berdiri di atas lahan seluas 600 meter di Pacific Place Mal, Jakarta Selatan. Tempat pendirian lokasi memang sengaja dipilih jauh dari kedutaan. Pertimbangannya agar semua kalangan bisa mengetahui lebih banyak tentang AS tanpa harus berkunjung ke kedutaan

Untuk memudahkan para pengunjung @america dilengkapi dengan teknologi tingkat tinggi sehingga seluruh informasi tentang AS bisa dengan mudah diakses. “Konsep pusat kebudayaan ini menggabungkan teknologi dan kultural. Untuk itu, kami bermitra dengan Google, Microsoft, Cisco System, juga dengan Smithsonian’s Museum of Natural History, WWF, the National Oceanic dan Atmospheric Administration (NOAA). Semua informasi AS ada disini dan bisa dengn mudah di buka,” kata Ketua IT @america Ardian Ardie.
@america menyediakan event pendukung untuk memanjakan pengunjung yang haus informasi akan AS. Setiap Sabtu dan Minggu, @america memiliki program American Education dengan tema berbeda.

Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Atamerica


Senin, 10 November 2014

Perilaku Konsumen (Tugas 2)

Perilaku Konsumen
Menurut Sunyoto (2013:1), pemahaman akan perilaku konsumen dapat diaplikasikan dalam beberapa hal,
·         Pertama adalah untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli.
·         Kedua, perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik. Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan transportasi saat lebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket transportasi di hari raya tersebut.
·         Aplikasi ketiga adalah dalam hal pemasaran sosial (social  marketing), yaitu penyebaran ide di antara konsumen. Dengan memahami sikap konsumen dalam menghapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan ide dengan cepat dan efektif. 

Pendekatan dalam meneliti perilaku konsumen

Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen. Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya. Misalnya dengan melakukan wawancara atau focus group discussion.
Pendekatan ke dua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi.Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perilaku dan pembuatan keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survei untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan social terhadap perilaku konsumen. misalnya dengan melakukan survey atau eksperimen.
Pendekatan ke tiga disebut sebagai sains pemasaran yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hierarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
Proses Pengambilan Keputusan
Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yakni:
·         Pengenalan masalah (problem recognition). Konsumen akan membeli suatu produk sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Tanpa adanya pengenalan masalah yang muncul, konsumen tidak dapat menentukan produk yang akan dibeli. Pencarian informasi (information source). Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan termotivasi untuk mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui pencarian informasi. Proses pencarian informasi dapat berasal dari dalam memori (internal) dan berdasarkan pengalaman orang lain (eksternal).

·         Mengevaluasi alternatif (alternative evaluation). Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi, konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya.

·         Keputusan pembelian (purchase decision). Setelah konsumen mengevaluasi beberapa alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat keputusan pembelian. Terkadang waktu yang dibutuhkan antara membuat keputusan pembelian dengan menciptakan pembelian yang aktual tidak sama dikarenakan adanya hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan.

·         Evaluasi pasca-pembelian (post-purchase evaluation) merupakan proses evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian. Setelah membeli produk tersebut, konsumen akan melakukan evaluasi apakah produk tersebut sesuai dengan harapannya. Dalam hal ini, terjadi kepuasan dan ketidakpuasan konsumen. Konsumen akan puas jika produk tersebut sesuai dengan harapannya dan selanjutnya akan meningkatkan permintaan akan merek produk tersebut pada masa depan. Sebaliknya, konsumen akan merasa tidak puas jika produk tersebut tidak sesuai dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan permintaan konsumen pada masa depan.

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pembelian  
Terdapat lima faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian:
1.      Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
2.      Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamnnya terhadapap ransangan tersebut.
3.      Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang Akan suatu hal.
4.      Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut.




Daftar pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_konsumen
http://repository.usu.ac.id/

Senin, 20 Oktober 2014

Perilaku Konsumen (Tugas 1)

1.      Pengertian perilaku konsumen
Perilaku konsumen adalah Proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.
 Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang. 

2.      Pemikiran yang Benar Tentang Konsumen 

·         Konsumen adalah RAJA
·         Motivasi dan perilaku konsumen dapat dimengerti melalui penelitian.
·     Perilaku konsumen dapat dipengaruhi melalui kegiatan persuasive, jika menghadapi konsumen secara serius sebagai pihak yang berkuasa dan dengan maksud tertentu.
·    Bujukkan dan pengaruh konsumen memiliki hasil yang menguntungkan secara social asalkan pengamanan hukum, etika, dan moral berada pada tempatnya untuk mengekang upaya manipulasi. 

Bila ke empat pandangan ini diabaikan, konsekuensinya hampir selalu negatif. Kami lebih jauh mendemonstrasikan bahwa penelitian konsumen, bila ditanggapi dan ditafsirkan dengan benar, memberikan masukan yang esensial untuk strategi pemasaran yang baik dalam organisasi yang mencari laba maupun yang tidak mencari laba. Akhirnya, penelitian juga berfungsi sebagai basis untuk pendidikan dan perlindungan konsumen, dan melengkapi informasi yang penting untuk keputusan kebijakkan umum. 


3.      Sebutkan dan jelaskan segmentasi pasar

Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.

Dasar–dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen
·         Variabel geografi
Variabel tersebut, antara lain: wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim.
·         Variabel demografi
Variabel tersebut, antara lain: umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll.
·         Variabel psikologis
Variabel tersebut, antara lain: kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
Variabel tersebut, antara lain: manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk


Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Segmentasi_pasar

http://esty.staff.uns.ac.id/definisi-perilaku-konsumen/